
Dalam hidup — sebagaimana di pasar — harga dan keadaan selalu bergerak naik dan turun. Kadang semuanya tampak menguntungkan dan penuh peluang, kadang justru menegangkan dan tak menentu. Namun satu hal yang membedakan antara mereka yang tenggelam dalam kekacauan dan mereka yang tetap melangkah mantap adalah ketenangan hati.
Ketenangan bukan berarti pasif, bukan pula mengabaikan kenyataan. Ketenangan adalah kemampuan untuk tetap jernih di tengah badai, untuk menimbang dengan nalar ketika emosi mengajak kita bereaksi berlebihan. Seperti lautan yang tampak tenang di permukaan meski arusnya kuat di bawah, demikian pula hati yang matang: mampu menahan gelombang ketakutan dan keserakahan.
Ketika pasar berfluktuasi — entah itu pasar saham, pasar peluang, atau bahkan “pasar kehidupan” tempat kita bertukar harapan dan pengalaman — kita diingatkan bahwa perubahan adalah hukum alam. Tidak ada yang abadi dalam keadaan, namun sikap kitalah yang bisa menetapkan arah.
Maka, saat angka berubah dan kabar datang silih berganti, tarik napas. Lihat lebih luas dari sekadar hari ini. Ingat bahwa nilai sejati bukan hanya pada hasil, melainkan pada keteguhan, kesabaran, dan kebijaksanaan dalam merespons perubahan.
Tenanglah. Pasar akan berayun, waktu akan berjalan, dan kehidupan akan terus mengajar. Yang paling penting adalah menjaga hati tetap stabil — sebab dari sanalah semua keputusan yang bijak bermula.
Penulis: Chatgpt
Pencetus Gagasan: Anton Sulistiyono.