Renungan: Tindakan yang on the track dalam mencapai tujuan

Tindakan yang on the track dalam mencapai tujuan

Setiap orang punya tujuan. Ada yang ingin sukses dalam karier, punya keluarga harmonis, hidup lebih sehat, atau lebih dekat dengan Tuhan. Tapi sering kali kita sibuk bergerak tanpa benar-benar maju. Kita melakukan banyak hal, namun belum tentu berada di jalur yang tepat.

“On the track” bukan soal seberapa cepat kita melangkah, tapi apakah langkah kita searah dengan tujuan.

1. Tujuan yang jelas melahirkan tindakan yang terarah

Banyak orang lelah bukan karena bekerja terlalu keras, tapi karena berjalan tanpa arah. Kalau tujuan kita kabur, tindakan kita pun asal jalan.
Renungan hari ini mengajak kita berhenti sejenak dan bertanya:

“Apa yang sebenarnya sedang aku kejar?”

Tanpa kejelasan tujuan, kita mudah terdistraksi, mudah membandingkan diri dengan orang lain, dan mudah merasa tertinggal.

2. Tindakan kecil yang konsisten lebih penting dari langkah besar yang jarang

Sering kita menunggu momen besar untuk berubah. Padahal, hidup dibentuk oleh kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus.
Bangun lebih pagi 15 menit, mengurangi satu kebiasaan buruk, menabung sedikit demi sedikit, meluangkan waktu berdoa atau refleksi setiap hari — hal-hal kecil ini mungkin terlihat sepele, tapi justru itulah tanda kita sedang berada di jalur.

Bukan soal spektakuler, tapi soal setia pada proses.

3. Evaluasi diri adalah kompas perjalanan

Orang yang ingin tetap on the track tidak takut mengevaluasi diri. Mereka berani bertanya:

  • Apakah kebiasaanku hari ini mendekatkanku pada tujuanku?

  • Apakah lingkunganku mendukung pertumbuhanku?

  • Apakah aku bergerak karena panggilan, atau hanya karena tekanan?

Evaluasi bukan untuk menyalahkan diri, tapi untuk meluruskan arah sebelum terlalu jauh tersesat.

4. Tidak semua kesibukan adalah kemajuan

Kita bisa sangat sibuk, tapi sebenarnya hanya berputar di tempat. Tindakan yang on the track sering kali justru menuntut kita berkata “tidak” pada hal-hal yang tidak sejalan dengan tujuan.
Fokus adalah keberanian memilih yang penting dan melepaskan yang hanya terlihat penting.

5. Percaya proses, bukan hanya hasil

Saat kita sudah berada di jalur yang benar, hasil tidak selalu langsung terlihat. Ada musim menanam, ada musim menunggu. Jangan menyerah hanya karena belum melihat panen.
Selama tindakan kita benar, arah kita tepat, dan hati kita teguh, kita sebenarnya sedang semakin dekat dengan tujuan, meski pelan.

Penulis: Chatgpt.

Pencetus Gagasan: Anton Sulistiyono.

Leave a Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*